Friday, January 22, 2016

Review Printer HP Deskjet Ink Advantage 2520hc All in One



Tak terpungkiri, dalam mempertimbangkan membeli sebuah produk elektronik, terkadang berdasarkan data spesifikasi saja kurang meyakinkan, karena kita juga berharap produk bersangkutan diimbangi dengan kinerja sekaligus ketahanan yang memadai, dan kita butuh opini dari yang sudah menggunakannya secara langsung. Di sini, kita akan me-review sebuah produk printer keluaran perusahaan HP, dengan type Deskjet Ink Advantage 2520hc All in One atau yang lebih seringnya hanya disebut secara singkat menjadi Deskjet 2520hc, berdasarkan hasil uji coba langsung yang telah dilakukan selama kurang lebih 4 bulan.


Sumber: www8-hp.com

Dari segi fitur utama, sama halnya dengan sejumlah printer lain yang menyandang gelar all in one, printer Deskjet 2520hc dibekali kemampuan mencetak (print), menyalin (copy), sekaligus memindai (scan). Ukuran kertas yang didukung untuk kebutuhan copy dan scan ialah A4 atau yang lebih kecil, sedangkan untuk print ialah letter atau A4 dan yang lebih kecil. Sementara untuk type kertas, bisa untuk kertas standar, maupun kertas foto dan amplop.

Sebagai sebuah printer yang menargetkan pengguna perumahan, pada baki masuknya kertas Deskjet 2520hc telah mendukung kapasitas yang cukup banyak, yaitu kurang lebih 60 lembar untuk kertas type standar, atau 20 untuk kertas foto yang umumnya lebih tebal, dan 5 untuk amplop. Sedangkan pada baki keluarnya kertas, kapasitas yang didukung ialah 30 lembar untuk kertas standar, 10 untuk foto, dan 5 untuk amplop.

Menampung 30 lembar pada baki keluarnya kertas

Dari segi kecepatan print, HP mengklaim Deskjet 2520hc memiliki kecepatan 20 ppm (page per minute) untuk dokumen hitam-putih, serta 16 ppm untuk yang berwarna. Namun, sebenarnya ini relatif, tergantung dari tingkat kerumitan objek yang dicetak. Berdasarkan uji coba langsung, Deskjet 2520hc bisa saja memiliki kecepatan yang lebih tinggi.

Hanya saja, selama proses print, kelihatannya Deskjet 2520hc mengeluarkan suara yang lumayan bising. Meskipun demikian—meskipun bising—printer keluaran HP yang memiliki masa garansi hingga 3 tahun ini memiliki kinerja yang sangat baik dan akurat dalam menarik kertas, di mana tidak akan terjadi masalah seperti tersangkutnya kertas, atau hasil cetak yang miring. Dan ketika sesekali dalam proses cetak kita hendak menghentikan atau membatalkannya, kita dapat langsung menekan tombol Cancel pada panel kontrol yang tersedia, maka Deskjet 2520hc akan segera merespons untuk menghentikan proses. Berbeda dari sejumlah printer lain yang mungkin langsung mengalami hang dengan kertas yang tersangkut di dalam mesin.

Pada bagian scan, Deskjet 2520hc dibekali kemampuan untuk menghasilkan kualitas foto digital hingga 1200 dpi (dot per inchi). Namun, untuk penggunaan standar, kurang disarankan bagi Anda untuk menggunakan opsi tertinggi tersebut, karena proses scan akan menjadi lumayan lambat. Jadi, cukup memilih kualitas 200 dpi, 300, atau 600. Ketika pertama penulis coba melakukan scan dengan kualitas 200 dpi, hasilnya terlihat sedikit kasar. Namun hal tersebut bisa diatasi dengan memperbaiki letak objek, scan ulang dengan dpi yang lebih tinggi, atau edit melalui berbagai software pengedit foto.

Persiapan scan


Hal menarik lain yang ada pada bagian scan, Deskjet 2520hc telah dibekali software bawaan dalam bentuk sebuah CD yang tergolong memiliki banyak fitur, di mana kita dapat menemukan sejumlah menu seperti brightness maupun contrast, rotate, crop, dan masih banyak lagi. Jadi, kalaupun komputer kita belum dibekali software pengedit foto, software bawaan dari Deskjet 2520hc telah menyediakan fitur yang cukup lengkap.

Sementara bila difungsikan untuk copy, Deskjet 2520hc dibekali kemampuan untuk menyalin objek dalam citra hitam-putih, maupun berwarna. Untuk kepentingan menyalin objek menjadi banyak (lebih dari 1), kita dapat mempersingkat waktu pemindaian dengan memencet tombol pada panel beberapa kali sekaligus (maksimal 19x), sehingga begitu sekali melakukan pemindaian, objek yang berhasil diperoleh dapat langsung dicetak menjadi beberapa lembar sekaligus tanpa harus kembali terus mengulang proses pemindaian.

Mengatur fitur copy dari panel kontrol


Untuk masalah tinta—informasi yang semestinya paling dibutuhkan calon pembeli—Deskjet 2520hc menggunakan dua jenis kartrid, yaitu sebuah kartrid khusus untuk tinta hitam (HP 46 Black), dan sebuah kartrid 3 warna (HP 46 Tri-color). Dengan harga per kartrid orisinal sekitar 90-105 ribu, kita sudah dapat mencetak lebih dari 1.500 lembar dokumen/foto dengan hasil yang sangat bagus! Sedikit gambaran, setelah pemakaian sekitar 4 bulan dan mencetak 300-an lembar dokumen/foto, sisa tinta pada kartrid adalah seperti yang terlihat pada capture di bawah.

Level tinta


Teknologi mencetak yang dimiliki Deskjet 2520hc tergolong hemat tinta bila dibandingkan dengan sejumlah printer di kelasnya, sekalipun tanpa harus kita melakukan modifikasi yang menjadikannya sebagai printer dengan tinta tabung non orisinal yang umumnya memiliki risiko bocornya slang, keringnya tinta, sekaligus turunnya kualitas cetakan. Dari segi konsumsi daya, printer HP bersertifitasi Energi Star ini juga hanya mengonsumsi daya maksimal 10 watt ketika tengah bekerja, 2.3 watt bila dalam mode standby, 1.3 mode sleep, atau 0.3 dalam mode off. Dan apabila sesekali printer ini mungkin lupa dimatikan, dengan setting default, Deskjet 2520hc memiliki kemampuan auto off setelah 2 jam.

Slot kartrid di balik badan printer


Dari segi ketahanan, Deskjet 2520hc sanggup untuk mencetak 1.000 lembar kertas per bulan, berdasarkan data Duty Cycle. Namun, nilai yang direkomendasikan agar printer tetap awet adalah 300-400 lembar per bulan, yang berarti—meskipun dibekali masa garansi yang panjang, serta konsumsi tinta dan daya yang hemat—tidak dianjurkan untuk digunakan sebagai alat usaha percetakan, selain perumahan/perkantoran.

Bagi Anda yang tertarik, Deskjet Ink Advantage 2520hc All in One hanya dibanderol 1.3 juta rupiah, sudah termasuk 2 buah kartrid (1 HP 46 Black dan 1 HP 46 Tri-color) yang berarti printer itu sendiri hanya seharga 1.1 juta rupiah. Namun, mengenai harga dan ketersediaan kartrid bawaan adalah tidak mutlak dan tergantung si penjual serta promosi tertentu. Sebagai contoh, penulis sendiri mendapatkan Deskjet 2520hc versi promosi, di mana terdapat lagi bonus 2 buah kartrid HP 46 Black (total: 3 HP 46 Black dan 1 HP 46 Tri-color) yang memungkinkan untuk mencetak kurang-lebih 5.000 lembar!

Kemasan versi promosi memiliki desain tambahan yang menampilkan tambahan 2 buah kartrid HP 46 Black


Demikianlah akhir dari review ini. Overall, selama uji coba kurang-lebih 4 bulan, Deskjet 2520hc tidaklah mengecewakan! Bagi yang masih membutuhkan perbandingan lain, disarankan untuk coba mencari informasi produk HP Deskjet Ink Advantage 2135 All in One yang hanya seharga 689 ribu rupiah. Namun, perbedaan spesifikasi tentu akan ada dan penulis mustahil memahaminya secara detail untuk dijelaskan di sini. Pepatah berbunyi, beda harga, beda kualitas barang!

HP Deskjet Ink Advantage 2520hc All in One

Posted by Art Dimension
Art Dimension Updated at: 1:47 PM
Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

No comments:

Post a Comment

Silakan centang "Notify me" agar Anda memeroleh pemberitahuan.

Entri Populer