Tuesday, September 6, 2011

Final Fantasy II untuk Ponsel

Masih seputar game zaman 'doeloe' yang telah berusia dua dekade. Sebelumnya Art Dimension telah pernah mengabarkan tentang seri perdana Final Fantasy yang kini dapat dimainkan lewat ponsel. Namun, ternyata bukan hanya seri perdana, seri kedua juga telah tersedia!

Versi Java (game khusus ponsel) dari Final Fantasy II masih tergolong game baru, karena publikasinya pun baru tahun 2011, dengan tujuan memberikan kesempatan kepada pencinta video game yang dua puluh tahun lalu masih belum berkesempatan bermain Final Fantasy II.

Tampilan dari Final Fantasy II ponsel tentu tak sebanding dengan video game zaman sekarang. Namun, bila Anda berpendapat tak ada yang menarik dari game kuno, maka Anda salah besar! Kenyataannya, game Final Fantasy II adalah sebuah game yang memiliki story line yang sangat menarik. Ada kisah kesetiakawanan, kepahlawanan, penantian, pengorbanan, dan juga kisah-kisah dramatis lainnya.

Selain itu, ada juga keunikan dari cara bertarung di Final Fantasy II yang kini tak lagi ditemukan di seri-seri Final Fantasy baru. Di game tersebut, setiap karakter dapat bebas menggunakan dua senjata sekaligus--masing-masing tangan memegang satu senjata--atau bila mau, karakter tersebut juga dapat bertarung dengan sebelah tangan kosong maupun kedua tangan kosong.

Bertarung dengan tangan kosong tentu bukan berarti si karakter harus menjadi lemah selamanya. Pemain dapat melatih karakter tersebut untuk terbiasa tanpa senjata. Pada tahap awal mungkin karakter terlihat sedikit lemah. Namun setelah berkali-kali bertarung, seiring waktu kemampuan bertarung tanpa senjatanya akan semakin meningkat hingga pada akhirnya dapat disejajarkan dengan karakter bersenjata! Dan sebaliknya menggunakan senjata justru menjadi memperlemah gerak tangan si karakter yang telah terbiasa tanpa senjata.

Untuk penggemar Final Fantasy, segeralah dicoba! Sedangkan bagi yang belum mengenal Final Fantasy, perlu Anda ketahui, setiap seri Final Fantasy bukan game untuk mencari kesenangan belaka, tetapi lebih pada kepuasan dan uji daya analisis. Mungkin terkadang Anda akan mengerutkan kening, garuk-garuk kepala, atau menghela nafas, karena tak sanggup menyelesaikan sebuah kasus. Hmm... Berani terima tantangan?!




Salam,
Admin
Posted by Art Dimension
Art Dimension Updated at: 9:42 AM
Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

No comments:

Post a Comment

Silakan centang "Notify me" agar Anda memeroleh pemberitahuan.

Entri Populer