Saturday, July 1, 2017

Review GT Racing 2 - Game Balap Berbahasa Indonesia yang Menarik!





Satu lagi game yang wajib dicoba bagi para pencinta game balap, yaitu GT Racing 2! Meskipun dibandingkan dengan game balap seperti Real Racing 3 (lihat review-nya di sini) maupun Need for Speed – No Limits (baca review-nya di sini) game satu ini masih kalah secara ketenaran dan jarang dibahas, tetap terasa amat kalau game buatan pengembang ternama—Gameloft—ini bukanlah sebuah game yang dibuat secara asal jadi, atau semata sebagai sebuah wadah penampil iklan yang umumnya ditemukan pada sejumlah game balap yang abal-abal. Lantas, apa saja hal-hal menarik yang ditawarkan oleh GT Racing 2?!

Grafis

Penulis yakin, para pencinta game balap akan secara kompak menilai baik-buruknya sebuah game balap dengan mengedapankan pertimbangan soal grafis, atau kualitas gambar yang ditawarkan. Tanpa adanya grafis yang berkualitas, seberapa apik pun sebuah konsep balapan yang diusung, tetap saja mengendarai mobil dengan merek apa pun hanya serasa menggerakkan tumpukan pixel yang sama sekali tidak ‘seksi’. Namun, usah ragu. GT Racing 2 telah didukung oleh grafis yang bagus dan tidak membuat mata lelah.








Tetapi, disebut memiliki grafis yang bagus, GT Racing 2 tetap belum memiliki grafis sebaik RR 3 (Real Racing 3) maupun NfS – No Limits (Need for Speed – No Limits). Berdasarkan pengamatan penulis, hal itu dikarenakan masih kurangnya efek pantulan cahaya, baik pada kaca-kaca bangunan, maupun body mobil yang seakan mengkilap. Praktis, ada sedikit kesan kalau mobil dari game ini memiliki permukaan yang dof, atau matte. Benar, bila Anda pernah memainkan RR 3 sebelumnya, Anda pasti tahu, salah satu tipe painting yang dapat digunakan ialah matte. Tidak bisa dikatakan buruk juga sih ya? Kalau dalam dunia desain mobil sungguhan, malah matte paint menjadi salah satu pilihan yang cukup berkelas!





Di lain pihak, GT Racing 2 memungkinkan kita untuk menyesuaikan sendiri seberapa berkualitasnya grafis yang kita inginkan melalui menu konfigurasi, sehingga praktis game ini akan lebih  ramah dijalankan pada berbagai perangkat tanpa adanya lags yang mungkin ditemukan pada RR 3 maupun NfS – No Limits.



Adapun kelebihan lain dari grafis yang ditawarkan GT Racing 2 ialah memungkinkannya ditampilkan replay untuk setiap balapan yang telah kita selesaikan. Tetapi, replay ini hanya menjadi background dari tampilan data-data berupa score untuk hasil balapan kita. Tidak akan ada fitur untuk menyesuaikan sudut pandang kamera, atau pun fitur pause dan lain sebagainya.

Alur

Tidak ada alur cerita terlalu rumit layaknya pada NfS – No Limits yang menghadirkan sejumlah karakter dengan misi yang berbeda-beda. Pada GT Racing 2, Anda hanya perlu menuntaskan seluruh track atau kompetisi-kompetisi resmi yang secara berkala terbuka untuk diakses, seiring dengan meningkatnya level pemain.




Karena setiap balapan adalah bagian dari kompetisi resmi pada lintasan yang resmi pula, praktis GT Racing 2 adalah sebuah game yang diciptakan dengan konsep yang bertolak belakang dari NfS yang menjadikan kita sebagai seorang pembalap liar, dan lebih menyerupai RR 3 yang juga mengusung konsep kompetisi resmi pada setiap balapan yang ada. Jadi, di sini Anda tidak harus direpotkan dengan permainan ‘Tom & Jerry’ bersama polisi, dan tidak juga harus dikesalkan oleh keberadaan traffic yang menghalangi jalan Anda. Meskipun demikian, bukan berarti dalam game ini akan kehilangan tantangan. Gameloft memiliki cara tersendiri untuk membuat Anda merasa tertantang untuk tetap memainkan game ini!

Multiplayer

Salah satu strategi Gameloft untuk membuat Anda tertarik untuk tetap memainkan GT Racing 2 ialah adanya fitur multiplayer yang memungkinkan Anda untuk berbalapan dengan pemain lain, maupun kenalan Anda sendiri, misalkan sepupu atau sahabat Anda yang terhubung pada jejaring sosial FaceBook. Ini hal yang menarik!

Pada sejumlah game lain, fitur multiplayer hanya memungkinkan kita untuk bermain dengan sesama pemain asing dari berbagai pelosok dunia, namun tidak untuk ‘face to face’ dengan seseorang yang benar-benar kita kenal di kehidupan nyata. Padahal, penulis yakin, rival terbesar dalam game balap yang paling ingin kita kalahkan justru adalah mereka yang sering duduk di samping kita bersama-sama memegang sebuah stick PlayStation maupun console lainnya. Pada GT Racing 2, ‘perang’ Anda dengan yang bersangkutan bisa dilanjutkan hingga melalui perangkat mobile.

Mobil

Untuk tipe mobil yang tersedia pada GT Racing 2, setidaknya ada 80-an mobil dari berbagai kelas dan juga berbagai merek. Di awal permainan, Anda hanya mendapat 4 pilihan mobil untuk dibeli. Dan seiring meningkatnya level, mobil-mobil lain akan menyusul ditawarkan kepada Anda.









Layaknya standar bagi setiap game balap profesional, GT Racing 2 juga memungkinkan kita untuk meningkatkan performa mobil dengan meng-upgrade berbagai sparepart. Selain itu, Anda juga dapat mengganti warna dari body mobil Anda. Sayangnya, belum ada fitur decal untuk menambahkan berbagai motif pada body mobil. Maklum saja, di sini peran Anda bukan seorang pembalap jalanan, dan tentu saja tidak wajar bila Anda memacu mobil dengan desain aneh-aneh di dalam sebuah lintasan resmi.

Kontrol

Untuk kontrol gerak mobil, terdapat banyak pilihan yang dapat disesuaikan dengan selera Anda. Dalam hal ini, bisa dikatakan sama sekali tidak ada kendala, dan Anda akan sangat nyaman memainkan GT Racing 2. Lebih jelasnya, lihatlah capture di bawah.



Overall, jangan ragu menginstal GT Racing 2. Anda bisa menginstalnya secara gratis melalui Play Store, dengan ukuran APK sekitar 830-an MB, tanpa adanya data tambahan lainnya.
Posted by Art Dimension
Art Dimension Updated at: 1:34 PM

Sunday, May 14, 2017

Menentukan Aplikasi Default pada Samsung Galaxy



Bukanlah hal aneh, dalam sebuah smartphone, terkadang kita memiliki lebih dari satu aplikasi dengan fungsi utama yang sama, misalkan beberapa browser, beberapa pemutar musik maupun video. Dengan adanya beberapa aplikasi dengan fungsi utama yang sama, umumnya dalam setiap smartphone menjadikan salah satunya sebagai aplikasi default, kemudian sisanya semata sebagai alternatif.
Contohnya, kita memiliki tiga jenis browser, Chrome, Opera, dan Firefox, maka salah satu di antaranya akan dijadikan sebagai browser default—browser yang secara otomatis digunakan setiap ketika kita mengklik sebuah link dari mana saja—kemudian sisa dua lainnya hanya akan bekerja apabila dibuka secara manual.
Pada beberapa jenis smartphone, kita bisa menentukan sendiri sebuah aplikasi default yang kita inginkan. Namun, khusus untuk smartphone Samsung Galaxy berbagai seri, aplikasi default—baik untuk surfing, menjalankan audio  atau video—semua sudah ditetapkan menggunakan aplikasi bawaan dari pihak pengembang. Fitur hapus default—menjadikan sebuah aplikasi default sebagai aplikasi alternatif—memang tersedia pada Manajer aplikasi. Hanya saja, oleh sebab tidak adanya fitur yang memungkinkan kita untuk menentukan sebuah aplikasi default yang baru, tetap saja berbagai tindakan akan menjadikan kembali aplikasi bawaan sebagai aplikasi default.
Sebagai solusi alternatif agar kita dapat menemtukan sebuah aplikasi default sesuai yang diinginkan, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Instal “Default App Manager” melalui Play Store.
2. Jalankan dan Anda akan mendapati deretan menu untuk menentukan aplikasi default dalam berbagai fungsi atau aksi, misalkan untuk surfing, menjalankan audio, streaming, dan lain sebagainya.
3. Sebagai contoh, di sini penulis akan memilih sebuah browser default. Klik menu “Browser”.

4. Layar akan menampilkan icon berbagai aplikasi dengan fungsi sama yang terinstal pada smartphone bersangkutan. Abaikan icon-icon tersebut. Cukup klik “Set Default”.

5. Sebuah jendela kecil akan terbuka. Pilihlah icon dari aplikasi yang ingin dijadikan sebagai aplikasi default.

Dengan kelima langkah sederhana di atas, penulis telah berhasil menentukan aplikasi browser default. Apabila yang ingin kita sesuaikan adalah aplikasi fungsi lain (bukan browser), cukup pilih menu lain ketika berada pada langkah ketiga di atas.
Kita juga bisa mengubah aplikasi default yang telah telanjur dipilih dengan melakukan hapus default terlebih dulu melalui Manajer aplikasi. Sebagai contoh, di atas penulis memilih “Samsung Internet Beta” sebagai browser default, maka untuk melakukan hapus default ialah masuk ke Setelan>Manajer aplikasi>Samsung Internet Beta>Atur sebagai default>HAPUS DEFAULT. 


Untuk memilih kembali aplikasi default yang baru, ulangi langkah 3-5 di atas.
Posted by Art Dimension
Art Dimension Updated at: 2:57 PM

Thursday, March 30, 2017

Menambahkan Fitur Screen Flash pada Smartphone



Sejak diperkenalkannya fitur screen flash pada sejumlah merek dan tipe smartphone, semakin sering kita melihat atau mendengar publik membicarakannya. Pun salah satu yang paling menonjol ialah smartphone Galaxy J5 Prime dari vendor asal Korea Selatan, Samsung. Kendatipun demikian, segelintir dari publik, kelihatannya masih belum benar-benar memahami cara kerja dari fitur tersebut, bahkan yang telah memiliki smartphone tersebut sekalipun. Publik mungkin lebih terfokus pada promosi yang sibuk menggembar-gemborkan manfaat screen flash dalam meningkatkan kualitas foto selfie—atau kualitas kamera depan. Lebih terang, lebih jelas, itu sudah pasti untuk setiap fitur kamera yang memiliki kata “flash”. Hanya saja, ada saatnya screen flash malah disalahartikan sebagai adanya lampu flash pada bagian depan smartphone. Dicek sana sini, lampu itu tidak mau menyala juga. Malahan, setiap kali ketika melakukan selfie, layar smartphone menjadi blank atau putih polos sekian detik! Apakah smartphone bersangkutan rusak? Apakah flash tidak berfungsi?!

Jawabannya jelas smartphone bersangkutan baik-baik saja, dan tidak ada kerusakan hardware maupun software. Pada dasarnya, screen flash tidak mengandung arti bahwa smarphone bersangkutan dibekali lampu flash di bagian depan, tetapi justru smartphone tersebut mengalihfungsikan layar sebagai pengganti lampu flash sungguhan. Hal ini sekaligus menjadi jawaban, mengapa setiap ketika melakukan selfie, layar akan menjadi blank. Apa yang  terjadi ialah layar memang dengan sengaja menampilkan warna putih polos, kemudian pencahayaan ditingkatkan pada level tertinggi, sehingga wajah kita yang berhadapan dengan layar pun memperoleh pencahayaan tambahan, tertangkap lebih jelas oleh lensa kamera.

Meskipun secara default fitur screen flash yang masih tergolong baru ini hanya tersedia pada smartphone tertentu, dengan sedikit usaha, kita tetap bisa menikmatinya pada setiap jenis smartphone Android. Caranya sederhana. Anda cukup menginstal aplikasi Flash Selfie pada smartphone Anda, melalui Play Store. Dan ketika Anda menggunakan apilikasi untuk memotret wajah, layar akan secara otomatis memancarkan cahaya yang terang.



Dibanding aplikasi selfie lainnya, Flash Selfie tergolong sangat ringan, hanya di bawah 2 MB. Meskipun demikian, terdapat pula sejumlah menu yang memungkinkan kita untuk menentukan warna dari cahaya layar yang hendak dipancarkan.


Posted by Art Dimension
Art Dimension Updated at: 8:35 PM

Sunday, March 12, 2017

Cara Menyatukan Foto dengan Fitur Layer di Android



Melalui tutorial kali ini, kita akan mempelajari cara untuk menyatukan  dua (atau beberapa) foto dengan fitur layer. Bagainama hasilnya?! Sebagai contoh, perhatikan gambar di bawah. Penulis menyediakan dua foto berbeda, yaitu sebuah foto latar dengan warna pelangi, dan juga foto yang menampilkan sebuah objek botol. Lebih lanjut, kita akan menyatukan keduanya, sehingga objek botol menjadi memiliki latar dengan warna pelangi.
Latar pelangi
Objek botol
Hasil


Sebelum kita memulai tutorial, perlu dijelaskan bahwa sejauh ini belum benar-benar ada aplikasi pengedit foto dengan fitur layer pada Android yang dapat disetarakan dengan kemampuan sejumlah software pengedit foto untuk komputer/laptop. Oleh keterbatasan ukuran layar perangkat dan juga minimnya fitur yang ditawarkan aplikasi, tutorial ini hanya cocok untuk pengeditan foto skala sederhana. Tingkat kerumitan objek pada foto (jika menggunakan foto lain) juga akan berpengaruh terhadap hasil yang mungkin akan berbeda.

1. Instal aplikasi Photoshop Touch versi 1.7.7 (PS Touch). Umumnya, aplikasi ini tidak ada pada Play Store. Coba gunakan mesin pencari Google untuk menemukannya. Gunakan kata kunci “photoshop touch”.

2. Setelah PS Touch terinstal di perangkat Anda, jalankan dan buka foto yang akan dijadikan latar, melalui lokasi penyimpanan pada perangkat Anda. Apabila aplikasi PS Touch baru pertama kali dijalankan, akan ada banyak muncul tulisan-tulisan petuntuk penggunaan berwarna biru. Abaikan saja dan tetap ikuti langkah demi langkah sesuai petunjuk gambar di bawah.
Begin a Project

Pilih folder di mana foto tersimpan

Buka foto


3. Tap tanda + di sudut kanan bawah layar, pilih Photo Layer, dan buka lagi foto selanjutnya melalui lokasi penyimpanan pada perangkat seperti sebelumnya. Setelah terbuka, foto kedua akan menimpali foto pertama. Anda bisa menyesuaikan posisi dan ukurannya terlebih dulu dengan titik-titik yang ada, sebelum tap tanda centang di kanan bawah.
Photo Layer

Buka foto

Sesuaikan posisi dan ukuran


4. Foto masih terlihat memiliki objek putih dari latar asli yang dimiliki objek botol. Kita akan menyeleksi latar putih itu agar bisa dihapus. Caranya, tahan petak ketiga pada toolbar beberapa detik, lalu pilih Scribble Selection Tool. Petak ketiga di sini ada saatnya menampilkan icon yang berbeda dengan gambar yang penulis lampirkan. Jadi, jangan terpaku pada bentuk icon.
Scribble Selection Tool



5. Pilih tanda silang di sebelah kiri, kemudian coretkan pada badan botol. Jangan sampai coretan itu keluar dari badan botol. Lebih lanjut, pilih tanda centang, kemudian coret lagi area di luar badan botol. Jika Anda perhatikan, tanda silang akan mengeluarkan coretan berwarna merah yang berarti menentukan area pada gambar yang tidak ingin kita seleksi. Sedangkan tanda centang merupakan kebalikannya, mengeluarkan coretan hijau yang menentukan area yang ingin kita seleksi agar dapat dihapus.


Coret badan botol


Coret area di luar badan botol


6. Sekeliling area selain badan botol kini dikelilingi garis tipis yang berkedip. Berpindah ke Eraser Tool, dan coret suluruh area putih agar terhapus.
Pilih Eraser Tool

Harus latar putih


Hapus latar putih hingga bersih


7. Tap tanda panah di sudut kiri atas, kemudian Save.
Save


8. Setelah menekan Save, hasil kerja Anda belum tersimpan di dalam galeri perangkat. Anda akan diantarkan pada sebuah lokasi baru. Tap icon yang dilingkari pada gambar di bawah, pilih Save to Gallery, centang foto bersangkutan, tap lagi OK. Selesai dan tutup aplikasi.
Save to Gallery

OK



Posted by Art Dimension
Art Dimension Updated at: 4:09 PM

Entri Populer